Categories
Elektronik

Menggunakan Solder Uap Dengan Benar Dan Harus Mengacu Ke 5 Langkah Ini

Anda pasti pernah mendengar alat bernama solder uap, tapi apakah Anda tahu fungsi dan kegunaannya. Ini merupakan salah satu jenis solder, di mana sebutan lainnya adalah blower hot air. Namun, cara dan penggunaannya harus sesuai dan tepat.

Agar hasilnya bisa maksimal, dan tidak membuat solder tersebut menjadi rusak. Untuk jenis solder standar yang biasa digunakan, terdapat dua macam pengaturan. Pengaturan pertama yaitu kemampuan panas atau heating, yang biasanya dikeluarkan melalui sebuah mata solder. Sedangkan, untuk pengaturan kedua adalah kemampuan hembusan atau tekanan hawa yang dapat dipancarkan.

Aturan Panas Pada Solder

Karena pada solder atau blower ini memiliki beberapa pengaturan panas, maka ada beberapa jenis aturan panas yang perlu Anda ketahui. Yaitu, misalnya saja untuk mengeringkan Anda bisa gunakan 100 hingga 200 derajat.

Sedangkan, untuk memanaskan timah harus dengan aturan panas di atas 350 derajat. Mengangkat dan menempatkan komponen pun sama dengan memanaskan timah, yang berada di 350-400 derajat.

Sedangkan, untuk mengangkat flexible dari pcb dibutuhkan suhu 250 hingga 300 derajat dan mengangkat plastik pada suhu 250 hingga 275 derajat. Semuanya itu menggunakan tekanan hawa 3. Itulah beberapa aturan panas, setelah itu baru Anda ketahui terlebih dulu tahap menggunakan solder tersebut. Sesuaikan dengan aturan panas yang sudah dianjurkan, agar pekerjaannya sesuai harapan.

Tahap Menggunakan Solder

Jika Anda ingin mengetahui proses menggunakan solder, mulai dari menghidupkan hingga memakainya ada cara yang sudah dijelaskan sebagai petunjuk. Adapun beberapa cara kerja dan menggunakan blower ini dengan tepat, antara lain:

  1. Masukkan Kabel

Seperti peralatan listrik pada umumnya, solder uap ini juga harus menggunakan aliran listrik baru bisa bekerja. Oleh karena itu, hal yang pertama dilakukan adalah memasukkan kabel listriknya untuk dihubungkan pada aliran listriknya.

  1. Hidupkan Blower

Setelah menghubungkan dengan listrik, Anda bisa menghidupkan blower tersebut terlebih dulu. Caranya dengan menekan tombol power, yaitu pada posisi ON. Jika sudah hidup, pastinya Anda bisa melakukan langkah selanjutnya dalam pengaturan blower tersebut.

  1. Lakukan Dua Pengaturan

Pada proses penggunaan solder uap ini, ada dua pengaturan yang terdapat di dalamnya. Yaitu, pengaturan panas dan pengaturan untuk tekanan udaranya. Karena, pada blower terdapat tekanan udara yang keluar dari blower tersebut.

  1. Putar Pengaturan Panas

Untuk pengaturan panas, putarlah panas pada suhu yang pas kira-kira 200 derajat celcius. Karena, dengan suhu panas yang pas bisa membuat solder yang digunakan juga akan pas pemakaiannya.

  1. Atur Suhu Dan Tekanan Yang Cukup

Karena fungsi dari solder uap adalah untuk melelehkan timah,  mak dibutuhkan suhu dan tekanan yang cukup dan sesuai. Tentukan suhu dan tekanan tersebut melalui pengaturan yang ada pada solder tersebut, setelah itu baru solder bisa Anda gunakan.

Fungsi blower pada umumnya adalah sebagai tempat mengangkat, menempatkan ataupun menyolder berbagai komponen kecil atau IC. Biasanya dilakukan jika pada sebuah barang yang komponennya renggang atau terlepas dan kurang menempel, sehingga bagian yang bermasalah tersebut langsung disolder untuk menyambungkan kembali.

Cukup simpel dan mudah dalam menggunakan dan mengoperasikan jenis blower apapun, karena semua sudah memiliki pengarahan yang sudah ditentukan dalam menggunakannya. Bahkan, cara memegang solder pun sudah ada petunjuknya tersendiri. Yaitu, dengan cara memegang kuat tegak lurus pada komponen IC yang merupakan tujuan utama dari sebuah solder uap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *