Categories
Elektronik

Cara Selektif Memilih Jenis Timah Solder Uap Yang Baik

Saat membeli solder uap, tak lengkap rasanya jika tidak membeli bahan timahnya. Untuk memilih jenis timah solder uap yang baik, anda perlu mengetahui beberapa karakteristiknya terlebih dahulu. Informasi ini penting bagi anda khususnya bagi anda yang ingin menggeluti service barang elektronik.

Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas dari timah itu sendiri di antaranya:

RoHS Atau Kebijakan Dalam Penggunaan

Pastikan bahwa prosedur penggunaan sesuai dengan RoHS atau Restriction of Hazardous Substance Directive. Dengan adanya kebijakan ini, anda  bisa menggunakan timah ini dengan aman dan terjaga. Ketetapan ini biasanya berlaku pada teknisi yang sudah berlisensi, terutama teknisi industri dan perusahaan.  Sejak tahun 2006, aturan ini memang sudah ditetapkan di Uni Eropa. Dari ketetapan ini, timah solder terdaftar dalam zat berbahaya. Oleh karena itu, pemakaiannya sangat dibatasi.

Sistem Mekanisme Dalam Perubahan Timah Solder

Timah solder uap dapat berubah wujud saat anda melakukan penyolderan. Anda perlu mengetahui hal itu. Perbandingan campuran timah adalah 60 : 40 dengan tiitik leleh mulai 183 hingga 188 derajat celcius. Di tahap awal, timah solder akan memasuki fase pelelehan pada suhu 1830C. Sedangkan di suhu 1880C, timah akan memasuki tahap pencairan.

Jika timah memiliki perbandingan sebaliknya antara 63 : 37, fase timah solder tidak melewati masa plastis. Ini bisa juga menjadi suhu terendah yang dapat dicapai titik leleh timah solder.

Tingkat Daya Cair Timah Solder

Timah memiliki kemampuan memberikan kelembaban permukaan pada benda yang di solder. Bahan timah yang diolesi seharusnya memiliki perbandingan antara 63 : 37. Dengan perbandingan komposisi seperti ini, aliran flux timah lebih lancar dibandingkan dengan perbandingan 60:40.

Oleh karena itu, timah dengan perbandingan 63 : 37 ini sangat cocok untuk jenis penyolderan IC Surface Mount Device (SMD). Sedangkan timah dengan perbandingan 60 : 40, sangat cocok untuk solder dengan ukuran yang besar dan kokoh. Aliran timah pada solder cair bisa dinaikkan dengan jumlah kecil dengan kadar logam tembaga sekitar 1 hingga 2 persen.

Daya Kuat Rangkaian Timah Solder Uap

Daya kekuatan dari timah solder uap terdari dua jenis yaitu shear strength yang merupakan kekuatan robek dan juga tensile strength yang merupakan kekuatan tarik. Sedangkan perbandingan yang sudah dijelaskan tidak harus signifikan 60:37 dan 60:40. Dari kedua perbandingan inilah, kekuatan yang cocok digunakan sebagai campuran timah pada elektronika.

Pastikan bahwa kualitas dan kekuatan dari rakitan solder ini sendiri memiliki presentasi kandungan logam perak antara 1 hingga 2 persen. Kandungan ini sudah merupakan campuran timah dan perak.

Ketahui Kandungan Campuran Timah Pada Solder

Inilah yang perlu anda ketahui dengan jelas. Kandungan timah pada solder uap harus dipastikan . Jenis logam yang biasa digunakan oleh solder uap adalah timbal dan timah. Maksud dari perbandingan di atas adalah perbandingan kandungan yang biasa dipakai antara timbal dan timah.

Ada juga yang menggunakan campuran logam lain yaitu timah dan perak dengan persentase sekitar 1 hingga 2 persen. Indikator untuk melihat seberapa besar kualitas timah tersebut, anda bisa melihat titik lebur timah serta beberapa faktor yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ini bisa dilihat dari perubahan wujudnya mulai dari wujud mencair, meleleh atau mengeras.

Jadi, anda perlu mempertimbangkan terlebih dahulu mulai dari titik lebur, titik leleh, perbandingan zat serta kadar cairan sebelum memasang timah solder uap. Tapi yang terpenting anda harus hati-hati saat menggunakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *