Categories
Elektronik

Tips Memilih Solder Uap yang Bagus dan Berkualitas Tinggi

Solder uap yang bagus adalah memiliki kualitas awet serta tahan lama dan berbagai macam merk dan harga bisa kamu temukan di toko khusus. Perangkat elektronik ini berperan penting dalam menunjang pekerjaan terutama perbaikan atau service ponsel, TV, atau alat dengan layar LCD.

Memilih alat solder yang bagus bisa ditentukan juga dengan harganya, semakin mahal maka berbagai fitur juga diberikan, misalnya cara mengatur suhu secara otomatis, terdapat layar LCD, dan terbuat dari bahan super tebal. Namun jika budget kamu minim, masih bisa kok membelinya.

Solder yang bagus sudah tersedia dalam satu paket lengkap, bahkan biasanya sudah terdapat gagang atau mata blower, mesin pengatur suhu, power supplai dan buku panduan. Jika budget minim, kamu dapat membeli alat secara terpisah kemudian merakitnya sendiri.

Tips Memilih Mesin Solder uap yang Bagus

Alat blower berfungsi untuk merekatkan atau melepas tiner yang terdapat pada komponen ICU. Karena begitu penting maka sebaiknya memilih satu paket agar proses perbaikannya cepat juga mengetahui faktor kualitas dalam menghasilkan tingkat panas sesuai keinginan.

Tentu, sekali lagi semua itu dapat kamu sesuaikan dengan budget yang dimiliki. Memilih karena bahannya juga bisa menjadi solusi karena biasanya kualitas tidak dapat dibohongi meski harga mahal juga belum tentu menjamin kualitasnya sesuai standar.

  1. Memilih jenis solder

Pilih jenis blower hot yang sesuai dengan pekerjaan kamu, biasanya membeli satu paket alat sudah terdiri dari beberapa model mata solder. Kita juga bisa menyesuaikan ukuran daya. Dan sejauh ini tersedia mulai dari 30watt sampai paling besar 450watt.

Pilih solder dengan bentuk pistol akan mempermudah pemakaian karen jenis ini juga sering direkomendasikan selain memiliki kualitas tinggi juga tersedia sebuah tombol yang mudah dijangkau. Saat ditekan, daya akan otomatis dikeluarkan, dan kamu bisa mengatur sesuai keinginan.

  • Fitur pendukung

Jenis solder uap bagus adalah memiliki komponen tip dan dapat diganti secara mudah. Fasilitas pendukung lainnya seperti pengatur suhu merupakan pilihan yang tepat serta pastikan juga ujung gangganya terbuat dari bahan tembaga, mengkilap serta tidak gampang korosi.

  • Pilih berdasarkan bahan

Jika berbicara bahan, tentu kita bisa membandingkan antara solder bagus dengan tidak. Beberapa yang sudah dipercaya memiliki reputasi baik karena dibuat dengan material bagus, awet, tahan lama maka tidak heran jika banyak digunakan oleh tukang service.

Ujung alat harus mengkilap karena memiliki manfaat besar dalam proses pendistribusian aliran listrik penghasil panas. Lapisan pelindung juga membuat blower lebih tahan lama, tidak mudah gosong atau ujung berubah warna menjadi kehitaman sehingga tidak perlu repot membersihkan.

Solder yang Bagus dan Berkualitas

Mesin las mini atau sering disebut blower hot air ini memiliki banyak sekali pilihan. Produk modern bahkan dibuat dengan fitur tambahan uap ini dilengkapi dengan tambahan tenaga suppy sehingga bisa membantu menggerakkan kipas mesin.

Tujuannya agar mesin beserta komponen didalamnya tidak cepat rusak atau panas. Terdapat fitur unggulan yang otomatis yakni pengatur temperature range hingga 500 derajat Celsius. Rata-rata dimensi sebuah alat beserta mesin box ialah tidak lebih dari 20cm.

Dimensinya yang mini, singkat, serta simple sangat memudahkan kamu membawanya kemana saja. Rata-rata total kapasitasnya sekitar 2kg sehingga cukup ringan untuk dipindah, jadi khusus blower modern memang kebanyakan darinya dibuat dengan bahan ringan namun kokoh. Jadi memilih alat kelistrikan sesuai kebutuhan kamu dapat menghemat budget. Meski ada yang lebih murah namun alangkah lebih baiknya untuk mengecek kualitasnya dilihat dari pemilihan jenis, dan fitur-fiturnya seperti solder uap dimana ia adalah produk las model modern.

Categories
Elektronik

Menggunakan Solder Uap Dengan Benar Dan Harus Mengacu Ke 5 Langkah Ini

Anda pasti pernah mendengar alat bernama solder uap, tapi apakah Anda tahu fungsi dan kegunaannya. Ini merupakan salah satu jenis solder, di mana sebutan lainnya adalah blower hot air. Namun, cara dan penggunaannya harus sesuai dan tepat.

Agar hasilnya bisa maksimal, dan tidak membuat solder tersebut menjadi rusak. Untuk jenis solder standar yang biasa digunakan, terdapat dua macam pengaturan. Pengaturan pertama yaitu kemampuan panas atau heating, yang biasanya dikeluarkan melalui sebuah mata solder. Sedangkan, untuk pengaturan kedua adalah kemampuan hembusan atau tekanan hawa yang dapat dipancarkan.

Aturan Panas Pada Solder

Karena pada solder atau blower ini memiliki beberapa pengaturan panas, maka ada beberapa jenis aturan panas yang perlu Anda ketahui. Yaitu, misalnya saja untuk mengeringkan Anda bisa gunakan 100 hingga 200 derajat.

Sedangkan, untuk memanaskan timah harus dengan aturan panas di atas 350 derajat. Mengangkat dan menempatkan komponen pun sama dengan memanaskan timah, yang berada di 350-400 derajat.

Sedangkan, untuk mengangkat flexible dari pcb dibutuhkan suhu 250 hingga 300 derajat dan mengangkat plastik pada suhu 250 hingga 275 derajat. Semuanya itu menggunakan tekanan hawa 3. Itulah beberapa aturan panas, setelah itu baru Anda ketahui terlebih dulu tahap menggunakan solder tersebut. Sesuaikan dengan aturan panas yang sudah dianjurkan, agar pekerjaannya sesuai harapan.

Tahap Menggunakan Solder

Jika Anda ingin mengetahui proses menggunakan solder, mulai dari menghidupkan hingga memakainya ada cara yang sudah dijelaskan sebagai petunjuk. Adapun beberapa cara kerja dan menggunakan blower ini dengan tepat, antara lain:

  1. Masukkan Kabel

Seperti peralatan listrik pada umumnya, solder uap ini juga harus menggunakan aliran listrik baru bisa bekerja. Oleh karena itu, hal yang pertama dilakukan adalah memasukkan kabel listriknya untuk dihubungkan pada aliran listriknya.

  1. Hidupkan Blower

Setelah menghubungkan dengan listrik, Anda bisa menghidupkan blower tersebut terlebih dulu. Caranya dengan menekan tombol power, yaitu pada posisi ON. Jika sudah hidup, pastinya Anda bisa melakukan langkah selanjutnya dalam pengaturan blower tersebut.

  1. Lakukan Dua Pengaturan

Pada proses penggunaan solder uap ini, ada dua pengaturan yang terdapat di dalamnya. Yaitu, pengaturan panas dan pengaturan untuk tekanan udaranya. Karena, pada blower terdapat tekanan udara yang keluar dari blower tersebut.

  1. Putar Pengaturan Panas

Untuk pengaturan panas, putarlah panas pada suhu yang pas kira-kira 200 derajat celcius. Karena, dengan suhu panas yang pas bisa membuat solder yang digunakan juga akan pas pemakaiannya.

  1. Atur Suhu Dan Tekanan Yang Cukup

Karena fungsi dari solder uap adalah untuk melelehkan timah,  mak dibutuhkan suhu dan tekanan yang cukup dan sesuai. Tentukan suhu dan tekanan tersebut melalui pengaturan yang ada pada solder tersebut, setelah itu baru solder bisa Anda gunakan.

Fungsi blower pada umumnya adalah sebagai tempat mengangkat, menempatkan ataupun menyolder berbagai komponen kecil atau IC. Biasanya dilakukan jika pada sebuah barang yang komponennya renggang atau terlepas dan kurang menempel, sehingga bagian yang bermasalah tersebut langsung disolder untuk menyambungkan kembali.

Cukup simpel dan mudah dalam menggunakan dan mengoperasikan jenis blower apapun, karena semua sudah memiliki pengarahan yang sudah ditentukan dalam menggunakannya. Bahkan, cara memegang solder pun sudah ada petunjuknya tersendiri. Yaitu, dengan cara memegang kuat tegak lurus pada komponen IC yang merupakan tujuan utama dari sebuah solder uap.

Categories
Elektronik

8 Tips Mereparasi Power Supply Hp Agar Bisa Digunakan Lagi

Apabila power supply Hp rusak, anda tidak usah terburu-buru membuangnya begitu saja. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki alat ini, tips dan cara ini bisa anda lakukan.

Berikut ada beberapa tahapan yang bisa anda lakukan agar power supply Hp bisa digunakan, antara lain:

1. Pelepasan Kotak Dari Power Supply Hp

Anda bisa melakukan pelepasan ini pada tahap awal. Kotak power supply Hp perlu dilepaskan dari cassing. Tahap ini memang dilakukan untuk mempermudah saat anda sedang mengecek rangkaian elektronik. Anda bisa lakukan hal ini dengan melepaskan alat-alat lain dan seluruh kabelnya.

Sambil melihat keadaan fisik komponen pada power supply, anda dapat menemukan permasalahan yang ada seperti kebakaran, atau kerusakan.

2. Tahap Kedua Adalah Melakukan Pembersihan

Pada tahap ini, anda bisa melakukan tahap pembersihan  yang diaplikasikan dengan cara membersihkan bekas lem yang masih tersisa. Apabila lem pada komponen sudah dalam keadaan bersih, anda bisa memeriksa dan mengecek kabel dengan board. Apabila sudah ada kebocoran pada komponen, anda bisa menemukannya dengan mudah. Jadi, anda bisa segera memperbaikinya.

3. Tahap Ketiga, Melakukan Pemeriksaan Power Supply Hp

Pemeriksaan ini meliputi pengecekan Fuse. Komponen ini terdapat pada tegangan input AC sebesar 220 Volt dari sumber luar yang berasal dari listrik. Anda bisa melepaskan Fuse dari soketnya. Selain itu, anda dapat mengukur konektor antara ohm meter dengan kawat pengaman.

4. Tahap Keempat , Periksa Kembali Fuse Yang Sudah Diperbaiki

Apabila Fuse yang sudah diperbaiki dan diperiksa kembali tidak berfungsi, anda dapat melihat kembali alat transistor power switching dengan seri 2SC3039. Transistor ini terdiri dari dua buah yang memiliki fungsi sebagai pengendali daya yang berjalan berdasarkan PWM.

5. Tahap Keenam Adalah Pelepasan Diode Bridge

Diode bridge ini biasanya terdiri dari diode perata yang berjumlah empat buah. Tugas komponen ini adalah untuk meratakan input arus AC pada bagian rangkaian listrik. Anda bisa memeriksa kondisi rangkaian diode ini dengan multimeter. Apabila diode mengalami kebocoran yang sangat besar, maka trafo bisa juga meleleh. Hal ini menyebabkan permasalahan lain seperti kawat terkelupas sehingga dapat menyebabkan korslet.

6. Tahap Selanjutnya, Anda Bisa Cek Transistor Power Supply

Pada tahap ini, anda bisa mengecek ulang transistor yang ada pada power supply Hp.  Ini biasa disebut dengan komponen pembangkit pulsa pada power on reset. Untuk mengecek fungsi transistor masih bekerja dengan baik atau tidak, alat ini tidak bisa mengeluarkan DC sama sekali. Anda bisa menggantinya dengan transistor yang lebih baru.

7. Pastikan Power Supply Memiliki Temperatur Yang Stabil

Jangan sampai temperatur yang ada pada power supply Hp bekerja dengan temperatur yang terlalu tinggi. Suhu yang terlalu panas ini dapat menimbulkan kabel-kabel dan kaki-kaki komponen menjadi lepas perlahan-lahan. Perbaiki lagi hubungan kaki komponen dan kabel dengan menyolder ulang semua komponen yang rusak dengan timah.

8. Tahap Terakhir Adalah Finishing Dan Pengecekan Ulang

Setelah anda sudah memastikan bahwa rangkaian power supply Hp sudah tidak ada kendala dan masalah, anda disarankan mengecek ulang lagi. Cek lagi bagaimana posisi kabel, komponen dan perangkat pendukung lainnya. Apabila sudah dirasa cukup sempurna dan berfungsi kembali, itu tandanya anda berhasil melakukan tahap reparasi ini.

Nah, itu tadi beberapa tahap yang harus anda lakukan agar power supply Hp bisa bermanfaat, semoga berguna bagi anda semua ya!

Categories
Elektronik

Cara Selektif Memilih Jenis Timah Solder Uap Yang Baik

Saat membeli solder uap, tak lengkap rasanya jika tidak membeli bahan timahnya. Untuk memilih jenis timah solder uap yang baik, anda perlu mengetahui beberapa karakteristiknya terlebih dahulu. Informasi ini penting bagi anda khususnya bagi anda yang ingin menggeluti service barang elektronik.

Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas dari timah itu sendiri di antaranya:

RoHS Atau Kebijakan Dalam Penggunaan

Pastikan bahwa prosedur penggunaan sesuai dengan RoHS atau Restriction of Hazardous Substance Directive. Dengan adanya kebijakan ini, anda  bisa menggunakan timah ini dengan aman dan terjaga. Ketetapan ini biasanya berlaku pada teknisi yang sudah berlisensi, terutama teknisi industri dan perusahaan.  Sejak tahun 2006, aturan ini memang sudah ditetapkan di Uni Eropa. Dari ketetapan ini, timah solder terdaftar dalam zat berbahaya. Oleh karena itu, pemakaiannya sangat dibatasi.

Sistem Mekanisme Dalam Perubahan Timah Solder

Timah solder uap dapat berubah wujud saat anda melakukan penyolderan. Anda perlu mengetahui hal itu. Perbandingan campuran timah adalah 60 : 40 dengan tiitik leleh mulai 183 hingga 188 derajat celcius. Di tahap awal, timah solder akan memasuki fase pelelehan pada suhu 1830C. Sedangkan di suhu 1880C, timah akan memasuki tahap pencairan.

Jika timah memiliki perbandingan sebaliknya antara 63 : 37, fase timah solder tidak melewati masa plastis. Ini bisa juga menjadi suhu terendah yang dapat dicapai titik leleh timah solder.

Tingkat Daya Cair Timah Solder

Timah memiliki kemampuan memberikan kelembaban permukaan pada benda yang di solder. Bahan timah yang diolesi seharusnya memiliki perbandingan antara 63 : 37. Dengan perbandingan komposisi seperti ini, aliran flux timah lebih lancar dibandingkan dengan perbandingan 60:40.

Oleh karena itu, timah dengan perbandingan 63 : 37 ini sangat cocok untuk jenis penyolderan IC Surface Mount Device (SMD). Sedangkan timah dengan perbandingan 60 : 40, sangat cocok untuk solder dengan ukuran yang besar dan kokoh. Aliran timah pada solder cair bisa dinaikkan dengan jumlah kecil dengan kadar logam tembaga sekitar 1 hingga 2 persen.

Daya Kuat Rangkaian Timah Solder Uap

Daya kekuatan dari timah solder uap terdari dua jenis yaitu shear strength yang merupakan kekuatan robek dan juga tensile strength yang merupakan kekuatan tarik. Sedangkan perbandingan yang sudah dijelaskan tidak harus signifikan 60:37 dan 60:40. Dari kedua perbandingan inilah, kekuatan yang cocok digunakan sebagai campuran timah pada elektronika.

Pastikan bahwa kualitas dan kekuatan dari rakitan solder ini sendiri memiliki presentasi kandungan logam perak antara 1 hingga 2 persen. Kandungan ini sudah merupakan campuran timah dan perak.

Ketahui Kandungan Campuran Timah Pada Solder

Inilah yang perlu anda ketahui dengan jelas. Kandungan timah pada solder uap harus dipastikan . Jenis logam yang biasa digunakan oleh solder uap adalah timbal dan timah. Maksud dari perbandingan di atas adalah perbandingan kandungan yang biasa dipakai antara timbal dan timah.

Ada juga yang menggunakan campuran logam lain yaitu timah dan perak dengan persentase sekitar 1 hingga 2 persen. Indikator untuk melihat seberapa besar kualitas timah tersebut, anda bisa melihat titik lebur timah serta beberapa faktor yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ini bisa dilihat dari perubahan wujudnya mulai dari wujud mencair, meleleh atau mengeras.

Jadi, anda perlu mempertimbangkan terlebih dahulu mulai dari titik lebur, titik leleh, perbandingan zat serta kadar cairan sebelum memasang timah solder uap. Tapi yang terpenting anda harus hati-hati saat menggunakannya.